Ada orang-orang hidup tanpa hirarki sosial, tanpa hak kebangsawanan atas tanah atau monarki, kadang bahkan tanpa pemukiman atau kota-kota. Tidak perlu waktu lama untuk menyimpulkan bahwa inilah sesungguhnya kondisi 'alamiah manusia'.
Tampilkan postingan dengan label Kekuatan Daur ulang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kekuatan Daur ulang. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 September 2011

Pengalaman membuat tempat hardisk dari tas leptop


Ini pesanan Rudi, pengalaman pertamaku bikin tempat harddisk seperti ini, cukup lama baru bisa dapat ide polanya. Sebelumnya pernah membuat tempat harddisk untuk Kurns, tapi jahit tangan dan terbuat dari bahan felt, jadi cukup simpel. Kali ini murni ribet menurutku, soalnya berlapis-lais kain serta jahit mesin. Karena kewalahan, untuk proses menjahit mesin, saya minta tolong sama Mama Esa, tetangga kamarku. Semacam kolaborasi lah, hehehe.
Dan tadaaaa...menurutku lumayan lah, entah dengan si pemesan! Belakangan saya baru tahu, si Rudy sengaja memesan dua untuk diberikan ke temannya satu, Haris. Oya, masih ada sisa kainnya, cukup untuk satu tempat hardisk lagi. Sekarang sementara proses pengerjaan, buat Kurns tentunya ;)

Senin, 02 Mei 2011

May Day! Dari stensil, daur ulang, sampai konser Ten 2 Five

Selamat Hari Buruh! Saya selalu merasa hari pada tanggal satu mei spesial. Entahlah! Selalu ada yang istimewa di tanggal itu. Beberapa kali melakukan perayaannya dengan cara yang berbeda dengan teman-teman.
Bukan dengan aksi penur organisir oleh si jendlap! Sebab kita bukan binatang peliharaan.
Oya, jadi ingat satu mei tiga tahun lalu, pertama kalinya saya bertemu Kurns, hehehe.
Kemarin, sejak pagi hingga sore, Makassar gerimis. Saya memilih istirahat di kamar. Minggu ceria yang direncanakan, tapi kali ini saya hanya sendiri. Setelah berkali-kali gagal menjemur, saya memilih mempraktikkan TUTORIAL OJANTO yang beberapa hari lalu kulihat di blognya. Jadilah seperti ini:


Tapi masih sebatas itu, saya bingung mau diapakan kain ini, hehehe. Nantilah!
Selanjutnya, saya saya membersihkan kamar. Pas melongok ke bawah ranjang, saya menemukan ini...
masih ingat postinganku tentang kelas origami di Linonipi? di situ ada gambar pajangan origami dari ornamen drum bekas. Nah, ini ornamen drum yang rusak juga pas acara benefit gigs infoshop. Lama kusimpan di bawah ranjangku, dan kemarin kusulap jadi pajangan kamar seperti ini...
Saya menyukai kalimat "Your Life is Your Life" yang biasa dikatakan sama Kurns tiap saya minta saran saat ingin mengambil keputusan. Karena hidup kita memang milik kita sendiri. Kita yang bebas merancangnya sesuka hati, kita yang menjadi penentu arah hidup kita.
Sekitar pukul 7 malam, saya akhirnya keluar kamar. Setelah seharian berminggu ceria di kamar. Bebebrapa hari yang lalu Kurns berencana nonton konser Ten 2 Five di Liquid, kebetulan dapat tiket gratis dari undangan panitia B.S.D.K Fakultas Hukum UNHAS. Tapi Kurns mendadak pulkam, makanya saya yang menggantikan. Ini pertama kalinya saya pergi acara beginian, hehehe...
Keren...ada sepuluh lagu yang dinyanyikan, dan saya terpesona sama tattoo keren di kakinya Imel! (oikk...hehehe)

Senin, 25 April 2011

Botol bekas untuk bunga kancing dan felt

Di kamarku ada banyak botol bekas milik kekasihku. Sengaja kusimpan karena bentuknya unik. Masih dalam rangkaian menyulam berbagai sampah, sama seperti botol-botol ceria yang lalu, saya membuat ini:


alat dan bahannya ^_^
buat pola bunga yang diinginkan
jahit dan gabungkan
kaitkan dengan kawat
gunting bekas kemasan untuk dimasukkan dalam botol
tadaaaaa...

Jumat, 22 April 2011

Botol-botol ceriaku...

Ini daur ulang botolku yang lain, bedanya adalah jika botol pertama bentuk kemasannya saya gunting persegi, botol ceria ini kemasannya saya gunting memanjang seperti mie. Hehehe...

Daur ulang sampah untuk BUMI

Selamat Hari Bumi
Hari ini saya melakukan hal kecil untuk bumi yang semakin penat!
Alas pikir saya simpel saja! Kalau dalam Islam, tujuan manusia diciptakan adalah untuk menjadi khalifah, dititipkan amanah untuk menjaga bumi. Maka dosa besar lah jika kita terus menerus merusak bumi. Dan tak pernah berpikir bagaimana cara menghindari dosa itu! Nah, saya hanya berusaha menjalankan amanah tersebut! Dengan cara-caraku sendiri...seperti ini:
MENGADAKAN PROYEK KEKUATAN DAUR ULANG alias The POWER of RECYCLE, hehehe...

Inilah salah satu hal kecil itu...hiasan kamar dari botol...

Persiapan:
Kawat beludru
Sampah kemasan (saya memilih kemasan warna kuning agar sepadan dengan kawat)

Botol bekas (ini botol minuman favoritku: MIX MAX)

Tadaa...Lumayan untuk jadi penghias kamar...

Senin, 18 April 2011

Rekan Dupa-Dupa Warnanya (penancap dupa dari barang bekas)

Hellow...masih ingat postinganku tentang Rame-Rame Daur Ulang Yuk? Nah, kali ini saya mengolah barang bekas (yang lebih banyak sampah kemasan cemilan sih!) yang sudah menumpuk. Dalam tiga bulan, sampah yang kuhasilkan sendiri mencapai dua dos (bagaimana dengan kalau sampah seluruh penghuni pondokan dikumpul yah? bisa jadi banyak barang-barang daur ulang yang tercipta! sayang banyak yang belum menyadarinya)

Kali ini saya membuat wadah penancap dupa. Tentu juga masih ingat postingaku tentang Dupa-Dupa Warnanya dan Pilihan Pengharum Kamar Alami toh?

Nah, sebab saya kerap kali kesulitan saat membakar dupa (sebelumnya sering pakai beras dalam gelas untuk ditancapkan, namun tidak begitu berhasil. Paginya beras itu pasti habis dimakan tikus). Jadi saya membuat seperti di bawah ini.

Bahan utamanya adalah wadah kembang api yang harganya lumayan mahal menurutku. Saya menemukannya saat perjalanan pulang ke rumah setelah menyaksikan pertunjukan kembang api tahun baru 2011 di Toraja kemarin. Malam itu ada banyak sampah semacam ini bertebaran. Seandainya saya sempat, saya akan mengumpulkan semuanya T_T.

Cukup lama saya pertimbangkan mau disulap bagaimana wadah kembang api ini? Bagusnya sih jadi celengan, berhubung saya sudah pernah membuat dua celengan, jadi saya urungkan. Saya berusaha membuat sendiri apa yang menjadi kebutuhanku. Seperti penancap dupa ini.

Setelah wadah kembang api ditutupi dengan poster bekas (kertas apappun bisa pastinya!)
masukkan sampah-sampah yang kemungkinan tidak cocok untuk didaur ulang (pertimbangan bahannya!)
setelah itu buat penutup lubang dari gabus, usahakan pas dengan lubangnya yak!
waktunya menggambar sesuatu di permukaan putih ini.
Saya belum menemukan gambar yang cocok untuk dipindahkan ke wadah ini. Makanya kubiarkan tetap putih dulu! Untuk sementara gambar dua mahluk yang terpisah oleh tapal dulu! Ayolah ide, segera datang...


Sabtu, 16 April 2011

Wadah bantalan jarum dari kaleng dan poster bekas

Masih ingat tentang postingan saya tentang tempat pensil sederhana dari poster bekas?
TautanPoster bekasnya adalah poster Jalan Remaja 1208, yang waktu itu diadakan serentak di berbagi provinsi untuk mengadakan pemutaran film buatan remaja Indonesia. Nah, saat menemukan kaleng ini
saya langsung kepikiran untuk membungkusnya dengan poster bekas Jalan Remaja 1208 yang kebetulan masih ada dua lembar di kamar saya. Soalnya saya suka dengan gambar sederet remaja di situ. Terlebih pada gambar seorang anak lelaki memakai topi pink dari belakang.
Kemudia kaleng itu kusulap jadi wadah bantalan jarum-jarum jahitku. Jadilah seperti ini
Nah, kalau disandingkan dengan tempat pensil yang kemudian kujadikan tempat aneka gunting,
seperti inilah jadinya ^_^
Sederhana tapi tetap menarik bagi saya...

Minggu, 06 Februari 2011

Dompet CD dari poster bekas.

Beberapa minggu yang lalu, saya ke Biblioholic sekedar membersih-bersihkan. Sudah tebal debu-debunya, saya selalu merasa bersalah membiarkannya seperti itu. Tapi saya punya banyak hal yang juga harus kuselesaikan, jadi maafkan saya.
Pas seru-serunya merapikan barang, saya menemukan beberapa poster yang sudah kadaluarsa. Tapi gambarnya keren jadi sayang jika tidak di make over. Jadilah poster pertama, yaitu poster pemutaran film perdana Jalan Remaja tahun lalu saya bikin pembungkus kaleng yang disulap jadi tempat pensil.
Semalam saya membuat tempat CD dari poster di bawah ini. Tutorialnya silahkan klik postingan Mbak Tarlen.


Tidak sampai di situ, saya kepikiran untuk satukan dompet CD ini pakai cara binding. Tapi ternyata susah minta ampun kalau hanya belajar dari gambar. Jadinya tidak begitu rapat dan tentu saja tidak rapi. Saya harus cari tutorial lebih banyak lagi mestinya baru mencoba lagi.

Sampulnya, supaya lebih menjiwai "make over",
saya pakai karton bekas tempat dispenser tetangga kamarku. ^_^

Tedeng...jadilah...hehehe...
Sangat sederhana...

Senin, 10 Januari 2011

Mari bermain kain perca

salah satu rangkaian dari proyek kain perca kemarin. Binderku sudah cukup tua, sampulnya sedikit robek, sedangkan perkuliahan sepertinya masih lama. Makanya, celana batik tercinta namun sudah tak layak pakai saya sulap jadi begini. Cantikji kah???

Minggu, 09 Januari 2011

Hari kedua di Januari 2011

Kain perca numpuk...I Love it...

Nih salah satu hasilnya, kacamata tidur

Besoknya, saya sama Mamaku pergi ke Kaluku, Pitumpanua, Wajo. Kampung halaman, kebetulan ada keluarga yang menikah. Mutar lewat Rantepao, Palopo, Siwa, baru sampai Kaluku. Perjalanan sekitar 5 jam.
Sampai di Kaluku, ternyata ada tanteku yang bekerja sebagai perias pengantin. Untuk sementara dia tinggal di Kaluku karena banyak orderan riasan pengantin. Sampai mesin jahitnya dibawa serta. Jadilah saya dan mamaku menjahit ria. Ada banyak kain perca yang siap didaur menjadi benda cantik.