Ada orang-orang hidup tanpa hirarki sosial, tanpa hak kebangsawanan atas tanah atau monarki, kadang bahkan tanpa pemukiman atau kota-kota. Tidak perlu waktu lama untuk menyimpulkan bahwa inilah sesungguhnya kondisi 'alamiah manusia'.
Tampilkan postingan dengan label Cara Bikin Sendiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Bikin Sendiri. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 April 2011

Botol bekas untuk bunga kancing dan felt

Di kamarku ada banyak botol bekas milik kekasihku. Sengaja kusimpan karena bentuknya unik. Masih dalam rangkaian menyulam berbagai sampah, sama seperti botol-botol ceria yang lalu, saya membuat ini:


alat dan bahannya ^_^
buat pola bunga yang diinginkan
jahit dan gabungkan
kaitkan dengan kawat
gunting bekas kemasan untuk dimasukkan dalam botol
tadaaaaa...

Jumat, 22 April 2011

Daur ulang sampah untuk BUMI

Selamat Hari Bumi
Hari ini saya melakukan hal kecil untuk bumi yang semakin penat!
Alas pikir saya simpel saja! Kalau dalam Islam, tujuan manusia diciptakan adalah untuk menjadi khalifah, dititipkan amanah untuk menjaga bumi. Maka dosa besar lah jika kita terus menerus merusak bumi. Dan tak pernah berpikir bagaimana cara menghindari dosa itu! Nah, saya hanya berusaha menjalankan amanah tersebut! Dengan cara-caraku sendiri...seperti ini:
MENGADAKAN PROYEK KEKUATAN DAUR ULANG alias The POWER of RECYCLE, hehehe...

Inilah salah satu hal kecil itu...hiasan kamar dari botol...

Persiapan:
Kawat beludru
Sampah kemasan (saya memilih kemasan warna kuning agar sepadan dengan kawat)

Botol bekas (ini botol minuman favoritku: MIX MAX)

Tadaa...Lumayan untuk jadi penghias kamar...

Kamis, 21 April 2011

My Handmade Pocketbook

Berkat hadiah pocketbook kemarin! Hari ini saya semangat langsung bikin pocketbook sederhana, mengikuti tutorial yang dibuat Mbak Tarlen.
Berbekal sampul dari map batik bekas dari teman saya Wahyu (dia tahu saya senang sama batik, makanya map nya langsung dikasi ke saya, eh serifikatnya sampai ikut pula ^_^).
Saya pun langsung praktek.
Map batik dari Wahyu, yang jadi sampul percobaan! ^_^ (thanks Wahyu!)

Dan tadaaaa...jadilah my handmade pocketbook yang sederhana!



Senin, 18 April 2011

Rekan Dupa-Dupa Warnanya (penancap dupa dari barang bekas)

Hellow...masih ingat postinganku tentang Rame-Rame Daur Ulang Yuk? Nah, kali ini saya mengolah barang bekas (yang lebih banyak sampah kemasan cemilan sih!) yang sudah menumpuk. Dalam tiga bulan, sampah yang kuhasilkan sendiri mencapai dua dos (bagaimana dengan kalau sampah seluruh penghuni pondokan dikumpul yah? bisa jadi banyak barang-barang daur ulang yang tercipta! sayang banyak yang belum menyadarinya)

Kali ini saya membuat wadah penancap dupa. Tentu juga masih ingat postingaku tentang Dupa-Dupa Warnanya dan Pilihan Pengharum Kamar Alami toh?

Nah, sebab saya kerap kali kesulitan saat membakar dupa (sebelumnya sering pakai beras dalam gelas untuk ditancapkan, namun tidak begitu berhasil. Paginya beras itu pasti habis dimakan tikus). Jadi saya membuat seperti di bawah ini.

Bahan utamanya adalah wadah kembang api yang harganya lumayan mahal menurutku. Saya menemukannya saat perjalanan pulang ke rumah setelah menyaksikan pertunjukan kembang api tahun baru 2011 di Toraja kemarin. Malam itu ada banyak sampah semacam ini bertebaran. Seandainya saya sempat, saya akan mengumpulkan semuanya T_T.

Cukup lama saya pertimbangkan mau disulap bagaimana wadah kembang api ini? Bagusnya sih jadi celengan, berhubung saya sudah pernah membuat dua celengan, jadi saya urungkan. Saya berusaha membuat sendiri apa yang menjadi kebutuhanku. Seperti penancap dupa ini.

Setelah wadah kembang api ditutupi dengan poster bekas (kertas apappun bisa pastinya!)
masukkan sampah-sampah yang kemungkinan tidak cocok untuk didaur ulang (pertimbangan bahannya!)
setelah itu buat penutup lubang dari gabus, usahakan pas dengan lubangnya yak!
waktunya menggambar sesuatu di permukaan putih ini.
Saya belum menemukan gambar yang cocok untuk dipindahkan ke wadah ini. Makanya kubiarkan tetap putih dulu! Untuk sementara gambar dua mahluk yang terpisah oleh tapal dulu! Ayolah ide, segera datang...


Minggu, 06 Februari 2011

Dompet CD dari poster bekas.

Beberapa minggu yang lalu, saya ke Biblioholic sekedar membersih-bersihkan. Sudah tebal debu-debunya, saya selalu merasa bersalah membiarkannya seperti itu. Tapi saya punya banyak hal yang juga harus kuselesaikan, jadi maafkan saya.
Pas seru-serunya merapikan barang, saya menemukan beberapa poster yang sudah kadaluarsa. Tapi gambarnya keren jadi sayang jika tidak di make over. Jadilah poster pertama, yaitu poster pemutaran film perdana Jalan Remaja tahun lalu saya bikin pembungkus kaleng yang disulap jadi tempat pensil.
Semalam saya membuat tempat CD dari poster di bawah ini. Tutorialnya silahkan klik postingan Mbak Tarlen.


Tidak sampai di situ, saya kepikiran untuk satukan dompet CD ini pakai cara binding. Tapi ternyata susah minta ampun kalau hanya belajar dari gambar. Jadinya tidak begitu rapat dan tentu saja tidak rapi. Saya harus cari tutorial lebih banyak lagi mestinya baru mencoba lagi.

Sampulnya, supaya lebih menjiwai "make over",
saya pakai karton bekas tempat dispenser tetangga kamarku. ^_^

Tedeng...jadilah...hehehe...
Sangat sederhana...

Bikin Scrub Gula

Kemarin pagi, di Makassar hujan mengguyur, sampai pagi ini malah. Saya tidak bisa keluar rumah. Harus selalu siap siaga kalau badai tiba-tiba datang lagi dan menerbangkan atap pondokanku untuk kedua kalinya (mudah-mudahan tidak lagi!). Bisa basah semua harta karunku: BUKU. ^_~
Jadilah saya bereksperimen ria membuat Scrub Gula. Panduannya liat di buku 'Kreasi Kado untuk Anak'. Mudah dan murah tentunya. Oya, scrub gula ini berguna untuk mengelupas kulit kasar pada siku tangan dan tumit loh!

Bahannya: Gula, Minyak Zaitun, dan Essensial (ini sesuai selera, saya memilih Cempaka)

Step 1: Masukkan dua sendok gula dalam wadah. (Karena baru percobaan, bikinnya sedikit saja)

Step 2: Masukkan 1 + 1/2 sendok minyak zaitun, lalu aduk. (Sesuai selera sih, mau yang lebih berminyak atau tidak)

Step 3: Masukkan setengah sendok minyak essensial. (Ini juga sesuai selera, eh kayak mau bikin kue saja, hihihi...)

Jadimi...


PERINGATAN:
Scrub ini hanya untuk orang dewasa yang kulitnya sudah cepat kering. TIDAK untuk wajah dan kulit sensitif. GUNAKAN dalam keadaan kulit sedang basah lalu bersihkan dengan air hangat!

Selamat mencoba...